Suatu hari saya sedang browsing di internet tepatnya di YouTube, asalanya saya nyari vidclip Moon On The Water (OST. Beck MCS), tapi setelah saya cari-cari malah nemuin vidclip sebuah mantra Buddha, karena saya seorang Buddhis (malu saya, bis jarang ke vihara >.<) mulai ubek-ubek apa aja sih yang ada, lalu saya menemukan sebuah mantra. Mantra kesembuhan (Medicine Buddha Mantra).
Bhaiṣajyaguru atau Bhaiṣajyaguruvaidūryaprabha atau lebih dikenal sebagai Medicine Buddha, Buddha penyembuh. Di dalam sutra Bhaisajyaguru, diuraikan bahwa Bhaysajyaguru adalah Bodhisattva yang membuat 12 ikrar :
IKRAR AGUNG KE-1
Aku berikrar bahwa bila aku mencapai penerangan sempurna tak tertandingi (Anuttarasamyaksambodhi) di masa yang akan datang, suatu cahaya yang gemilang akan memancar dari tubuhku untuk menerangi dengan cemerlang negeri yang tak terhingga, tak terhitung, dan tak terbatas. Tubuh ini akan dihiasi dengan sempurna 32 ciri manusia unggul dan 80 tanda tambahan. Aku akan mengusahakan agar semua makhluk hidup menyerupaiku secara keseluruhan.
IKRAR AGUNG KE-2
Aku berikrar bahwa bila aku mencapai penerangan di masa yang akan datang, tubuhku akan bagaikan Lazuardi dari dalam maupun dari luar, bersinar dengan kemurnian yang tajam dan tak ternoda. Cahayanya akan benar-benar memberi manfaat yang besar dan mengagumkan. Negeriku akan menjadi tempat kediaman yang unggul dari hening, dihiasi dengan jaringan cahaya (bagaikan suatu aura) yang terangnya melebihi sang surya dan rembulan. Aku akan menunjukkan fajar kepada makhluk hidup yang tertutup seluruhnya oleh kegelapan agar mereka bisa bertindak sesuai dengan jalan yang mereka sukai.
IKRAR AGUNG KE-3
Aku berikrar bahwa bila aku mencapai penernagan di masa yang akan datang dengan kebijaksanaan dan caraku yang tak terhingga dan tak terbatas, aku akan mengusahakan agar semua mahkluk mendapatkan segala apa yang mereka perlukan sehingga mereka tidak akan mengalami kekurangan (kebutuhan hidup).
IKRAR AGUNG KE-4
Aku berikrar bahwa bila aku mencapai penerangan di masa akan datang, jika ada makhluk-makhluk yang menempuh jalan menyimpang, aku akan membimbing mereka kembali ke jalan penernagan. Jika ada yang menjadi pengikut jalan Sravaka atau Pratyekabuddha, mereka akan dimantapkan dalam Jalan Besar.
IKRAR AGUNG KE-5
Aku berikrar bahwa bila aku mencapai penerangan di masa yang akan datang, jia ada mahkluk hidup tak terhingga dan tak terbatas yang mengembangkan dan mempraktekkan perbuatan murni dari ajaranku, aku akan mengusahakan agar mereka semua dapat menjalankan dengan baik tata prilaku dan ketiga Sila Murni (tidak melakukan perbuatan tercela, bertindak/berbuat dengan sikap yang benar dan berusaha memberi manfaat pada semua makhluk hidup). Mereka yang menghujat dan melanggar, sesudah mendengar namaku, merenung dan memujanya dengan tulus, akan memperoleh kembali kemurnian dan tak akan terjatuh ke dalam kehidupan yang menyedihkan.
IKRAR AGUNG KE-6
Aku berikrar bahwa bila aku mencapai penerangan di masa yang akan datang, jika ada mahkluk hidup yang badannya tidak sempurna, cacat organ inderanya, jelek, bodoh, tuli, buta, bisu, lumpuh, dan pincang, bongkok, sakit lepra, kejang, gila atau dihinggapi berbagai penyakit dan penderitaan – makhluk seperti ini bila mereka mendengar namaku, menyebut dan merenungkannya dengan tulus, mereka akan memperoleh rupa yang bagus dan kecerdasan praktis, semua organ indera mereka akan disempurnakan dan mereka tidak akan dihinggapi penyakit maupun penderitaan.
IKRAR AGUNG KE-7
Aku berikrar bahwa bila aku mencapai penerangan di masa yang akan datang, jika ada makhluk yang menderita sakit atau tertindas, yang tidak punya tempat berlindung dan kediaman, yang tidak mendapatkan dokter maupun obat, tanpa sanak saudara, yang melarat dan berat penderitaanya segera setelah namaku terdengar dan disebut oleh mereka, segala penyakit mereka akan disembuhkan dan mereka akan merasakan ketentraman dan kegembiraan di dalam badan dan pikiran. Mereka akan mendapat keluarga dan kebutuhan yang berlimpah, dan mereka sendiri akan mengalami penerangan sempurna di kemudian hari.
IKRAR AGUNG KE-8
Aku berikrar bahwa bila aku mencapai penerangan di masa yang akan datang, jika ada perempuan yang menderita salah satu dari ratusan kesengsaraan yang dialami perempuan, yang pada akhir kehidupannya tidak ingin terlahir dengan tubuh perempuan lagi – bila perempuan ini mendengar namaku, menyebut, dan merenungkannya, mereka semua akan memperoleh fisik laki-laki dengan dilengkapi ciri-ciri bagus dalam penitisan yang akan datang. Mereka semua mengalami penerangan sempurna di kemudian hari.
IKRAR AGUNG KE-9
Aku berikrar bahwa bila aku mencapai penerangan di masa yang akan datang. Aku akan mengusahakan agar semua makhluk hidup terlepas dari jaring Mara. Mereka akan dibebaskan dari belenggu segala jalan menyimpang. Jika ada yang terseret ke dalam berbagai pandangan keliru yang tebalnya bagaikan hutan, aku akan mengusahakan agar mereka perlahan-lahan mengembangkan dan mempelajari semua praktek Bodhisattva, sehingga mereka akan mengalami penerangan sempurna di kemudian hari.
IKRAR AGUNG KE-10
Aku berikrar bahwa bila aku mencapai penerangan di masa yang akan datang, jika – sesuai dengan yang tertulis di dalam undang-undang Negara ada mahkluk hidup yang dirantai dan dicambuk, dibelenggu dan dijebloskan ke dalam penjara, atau yang akan dijatuhi hukuman mati; dan kepada siapa yang mengalami kesulitan, bencana/petaka tidak habis-habisnya yang amat memalukan, menyedihkan, dan menyusahkan, badan dan pikiran mereka menderita kegetiran ini – jika orang seperti ini mendengar namaku dan merenungkannya, diberkahi oleh kekuatan spiritual yang mengagumkan dan pahala kebajikanku, mereka akan dibebaskan dari segala kesedihan dan penderitaan.
IKRAR AGUNG KE-11
Aku berikrar bahwa bila aku mencapai penerangan dimasa yang akan datang, jika ada makhluk hidup yang tersiksa oleh lapar dan haus dan yang menciptakan karma buruk di dalam (keputus-asaan) mencapai penghidupan, jika mereka mendengar namaku, merenungkan dan mempertahankannya selalu di dalam pikiran mereka, maka aku akan memberi makanan dan minuman enak untuk memenuhi kebutuhan tubuhnya dulu. Sesudah itu, dengan memberi santapan Ajaran Dharma, mereka akan menjadi tenteram dan bergembira pada akhirnya dan dimantapkan di dalamnya.
IKRAR AGUNG KE-12
Aku berikrar bahwa bila aku mencapai penerangan di masa yang akan datang, jika ada mahkluk hidup yang miskin dan tidak memiliki baju; terganggu dan tersiksa siang dan malam oleh lalat dan nyamuk, panas dan dingin – bila mereka mendengar namaku, merenungkan dan mempertahankannya selalu di dalam pikiran, mereka akan memperoleh segala macam baju bagus dan indah sesuai dengan keinginannya. Mereka juga akan memperoleh segala macam perhiasan mahal, karangan bunga, serbuk dupa wangi, musik dan (kenikmatan) berbagai pertunjukan kesenian. Aku akan membuat mereka mendapatkan berlimpah-limpah apa yang mereka inginkan.
Lalu dikenal lah sebuah Dharani yang dalam bahasa sansekerta (versi lengkap) :
"namo bhagavate bhaiṣajyaguru vaidūryaprabharājāya vathāgatāya arhate samyaksambuddhāya tadyathā: oṃ bhaiṣajye bhaiṣajye bhaiṣajya-samudgate svāhā"
atau
"oṃ namo bhagavate bhaiṣajyaguru vaidūryaprabharājāya tathāgatāya arhate samyaksambuddhāya tadyathā: oṃ bhaiṣajye bhaiṣajye mahābhaiṣajye bhaiṣajye rāja samudgate svāhā"
Dan versi pendeknya :
"(tadyathā) oṃ bhaiṣajye bhaiṣajye mahābhaiṣajye bhaiṣajye rāja samudgate svāhā"
Cara bacanya
"(tey-yah-tah) oṃ, beck-ahn-zay beck-ahn-zay, mah-hah beck-ahn-zay, rod-zah sah-moo-gah-tay, so-hah!"
Yang kira-kira artinya sebagai berikut
"Aku memberi penghormatan kepada Raja Cahaya Lapis Lazuli, Paduka Raja Pengobatan, Tathagata, Arhat, Yang Memperoleh Penerangan Sempurna, dengan berkata: Untuk penyembuhan, untuk penyembuhan, hidup penyembuhan sempurna"
Sabe Satta Bhawantu Sukhitata
Tidak ada komentar:
Posting Komentar